Untuk Dirimu

Seorang bergaun panjang berjalan menghampiriku, dengan gaya dan bahasa yang khas, menanyakan jadwal kuliah, sebuah rutinitas yang baru saja kita awali lagi, sebagai manusia-manusia pencari ilmu yang tak pernah pede dangan apa yang kini diketahuinya. Di sana, kau berdiri tepat di hadapanku, sambil menatap matamu yang tajam,  ingin kupastikan merahnya mukamu sebagaimana merahnya almamater  yang […]

Menelanjangi Athirah #2

Zaman terus bergerak, situasi terus berubah, juga interaksi yang semakin terbuka di era teknologi informasi ini. Ide dan gagasan akan sesuatu hal pun akan kian mudah untuk dibagi. Era keterbukaan pulalah yang seakan memaksa kita untuk tak punya ruang lagi untuk berpura-pura menutup mata bahwa masalah penyimpangan sosial, persoalan perempuan ini kita anggap tak ada. […]

Menelanjangi Athirah #1

Judul tulisan ini bukan pada makna sebenarnya pastinya. Athirah, sebagaimana diketahui bersama adalah sebuah film besukan sutradara Muhammad Rivai Riza (Riri Riza) baru-baru ini banyak menjadi buah bibir. Sebuah kisah yang diangkat dari novel biagrafi berjudul Emma yang mengisahkan kegalau seorang Ucu (Jusuf Kalla muda) di tengah konflik batin kedua orang tuanya. Ucu yang sangat […]

Sex Before Married

“Sex Sebelum Nikah”, begitulah seorang blogger mengawali catatannya dalam bahasa yang lain. Entah inspirasi dari mana, mbak VA saya memanggilnya dalam percakapan maya kami. Seorang perempuan Indonesia yang terkesan cukup ‘berani’ namun jujur menyajikan tema yang relatif jarang dibahas. Saya sendiri tidak bisa memastikan bahwa ini true story ataukah ini murni fiksi, tapi apapun itu […]

Materialisme dan Nasionalisme Musiman

Sebagaimana defenisinya, materialisme adalah pandangan hidup yang mencari dasar segala sesuatu yang termasuk kehidupan manusia di dalam alam kebendaan semata, dengan mengesampingkan segala sesuatu yang mengatasi alam indra. Kata lainya, hal dapat dikatakan benar-benar ada apabila hal tersebut nyata atau menempati ruang dan memiliki massa. Ludwig Feuerbach, filsuf Jerman serta mereka yang menganut dan mendukung […]

Bukan Kamis Manis

Tak ada yang spesial malam tadi, tak ada yang manis seprti manisnya kamis sebagimana kau dan orang-orang sering katakan. Nyaris tak ada, kecuali juice jeruk yang dihidangkan pelayan kafe bambu, itupun rada-rada hambar. Tapi, untung saja ada kau, ya..kau dalam arti jamak. Manis tentu saja bukan semata rasa decapan lidah bukan?, ada manis yang lain […]